Parlemen Rakyat Daerah (PRD) Mnukwar Dibentuk
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Sebagai media nasional rakyat west papua di daerah mnukwar, telah berupaya memediasi Rakyat di mnukwar. Pada tanggal 11 sampai 14 November 2011 PRD mnukwar dibentuk. Satu-satunya gedung mengijinkan untuk melaksanankan kegiatan adalah aula Gereja St. Agustinus Brawijaya.
peserta yang ikut dalam kegitan pembentukan merupakan rakyat
west papua dari berbagai komponen. Jumlah hadirin yang ikut berpartisipasi
sebanyak 800 orang peserta. Dengan semangat juang yang hakiki, kegitan pun
berlangsung aman dan tertib. Walaupun banyak rakyat yang terauma dan takut
namun KNPB berhasil memberi pemahaman tentang arah perjuangan serta situasi
politik papua merdeka yang terus dibicarakan di tingkat internasional. Hal ini
membuat rakyat bangkit kembali.
Parlemen rakyat daerah mnukwar disambut baik oleh seluruh
rakyat west papua yaitu yang berambut kriting dan berkulit hitam. Bukan mereka
yang sepuluh tahun di papua lalui mengakui diri orang papua melalui OTSUS.
Parlemen merupakan kebutuan yang harus ada di tengah rakyat
west papua. Sebagai lembaga representative dan symbol pemersatu rangyat west
papua, PRD akan terus memediasi dan mengangkat aspirasi rakyat west papua.
Jika rakyat di tanah papua adalah ras melayu maka berikan
tangung jawabnya kepada DPR milik NKRI tetapi RAS Melanesia maka serahkan
kepada Dewannya atau Parlemen west papua. Dengan demikian jelas bahwa siapa
yang memiliki siapa? Sebab suatu pemerintahan dapat berdiri karena rakyat.
Kini banyak rakyat yang telah paham dan mengakui parlemen
sebagai wakil rakyat west papua. Parlemen
Rakyat west papua merupakan dihidupkannya Dewan NieuwGuinea Raad yang pernah
ada tahun 1961. Kini telah memiliki Parlemen papua di tingkat internasional (IPWP) dengan100 lebih Negara pendukung.
Jakarta telah terlambat mengindonesiakan orang papua, kini
orang papua sudah memiliki parlemen dan Jakarta tidak akan mampu mengambil hati
orang papua. Walaupun uang yang begitu banyak diturunkan namun tetap saja,
IDEOLOGI papua merdeka tetap akan diteriakan.
Tidak ada komentar: